RESUME "Peran Mahasiswa Kesehatan dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat"
Materi 1 –
"Peran Mahasiswa Kesehatan dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat"
Oleh Catur Wulandari
Catur Wulandari,S.ST., M.Gizi adalah dosen S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) sejak tahun 2021. Selain mengajar, beliau juga aktif sebagai reviewer jurnal dan menjabat sebagai Sekretaris Bidang Penelitian dan Inovasi LPPM UNUSA. Lulusan Magister Gizi Universitas Sebelas Maret ini memiliki komitmen tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, serta publikasi ilmiah, khususnya terkait gizi, kesehatan masyarakat, dan inovasi.
Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa mahasiswa wajib menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan tidak hanya diperoleh di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik lapangan di rumah sakit, puskesmas, perusahaan, instansi, maupun lembaga lain sesuai dengan program studi. Semua ini merupakan bagian penting yang harus diikuti mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi dengan baik.
Beliau menyoroti pentingnya penelitian sebagai upaya menguji teori, menemukan pengetahuan baru, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Penelitian dapat dilakukan dengan mengkaji isu-isu terkini, seperti prevalensi stunting atau permasalahan kesehatan lainnya, yang hasilnya bisa menjadi bahan masukan untuk menentukan kebijakan pemerintah. Selain itu, penelitian juga dapat menghasilkan inovasi atau produk baru yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Mahasiswa didorong untuk aktif terlibat dalam penelitian bersama dosen. Setiap dosen UNUSA memiliki kewajiban melaksanakan penelitian dan pengabdian minimal sekali dalam setahun, dan kegiatan ini harus melibatkan mahasiswa. Hal ini membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari proses penelitian. Bahkan, banyak mahasiswa UNUSA yang berhasil memperoleh hibah atau pendanaan penelitian baik dari pemerintah, lembaga swasta, maupun pihak lainnya.
Catur Wulandari juga memberikan motivasi agar mahasiswa tidak hanya menjadi “mahasiswa kupu-kupu” (kuliah-pulang), tetapi aktif mengikuti kegiatan organisasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dengan begitu, mahasiswa dapat mengembangkan diri, memperluas pengalaman, serta memiliki nilai tambah saat lulus nanti. Sebagai fasilitas penunjang, mahasiswa juga bisa memanfaatkan DIGILIB UNUSA, yaitu perpustakaan digital yang menyediakan koleksi skripsi dan karya ilmiah kakak tingkat sebagai referensi.
Semua kegiatan penelitian dan pengabdian ini berada di bawah koordinasi LPPM UNUSA, lembaga yang bertugas membina dan mengembangkan kegiatan akademik di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi. Dengan dukungan dosen, fasilitas, serta kesempatan yang tersedia, mahasiswa diharapkan mampu menjadi lulusan yang unggul, berdaya saing, dan bermanfaat bagi masyarakat melalui penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara seimbang.

Komentar
Posting Komentar